Korsel Menjadi Salah Satu Destinasi Tenaga Kerja Indonesia

Dalam beberapa terakhir ini, beberapa tenaga kerja terampil asal Indonesia yang kini berada di Korsel jumahnya mengalami peningkatan hampir dua kali lipat.

Sebagaimana hal ini telah disampaikan oleh Kepala Pusat Strategi Kebijakan Kawasan Asia Pasifik dan Afrika, Kementerian Luar Negeri RI, Muhammad Takdir, pada saat opening Indonesian Next Generation Journalist Network on Korea Batch 2 yang diusung FPCI dan Korea Foundation yang lalu.

1. Korsel butuh banyak tenaga kerja asing

Ekonomi Korea Selatan Pulih Terkuat Diantara Negara Maju

Sudah barjalan kerja sama dengan beberapa negara besar seperti Malaysia, Taiwan, dan Hong Kong dari negara tersebut merupakan tujuan utama para pekerja migran Indonesia mencari lapangan pekerjaan.

Kenyataannya pada tahun terakhir ternyata di Korsel juga banyak pekerja migran kita yang merupakan skilled labour, itu di kemukakann oleh Takdir dalam paparannya secara daring di Bengkel Diplomasi FPCI, Jakarta.

Menurut pendapatnya peningkatan yang sangat signifikan dalam kerja sama perdagangan dan investasi antara Indonesia dan Korsel merupakan salah satu faktor mengapa Negeri Ginseng ini menjadi favorit dari para TKI.

Ini merupakan sebagian dari efek aging population shifting di Korsel yang telah mempengaruhi perekonomian dan keamanan nasional. Oleh sebab itu, Korsel membutuhkan lebih banyak tenaga kerja.

2. Jumlah TKI yang berada di Korsel Banyak

Dua Dekade Terakhir, Jumlah TKI di Korsel Melonjak Tinggi 

Beberapa waktu yang lalu saat mendampingi Presiden RI,Jokowi Widodo ke Seoul, Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi,semaot sempat membahas tentang penempatan TKI di Korsel.

Rumor yang beredar bahwa ndonesia mengusulkan peninjauan kembali MoU mengenai penempatan TKI yang dimiliki kedua negara sejak 2012.

Sampai dengan Maret 2022, di konformasi ada 28 ribu pekerja migran Indonesia yang ada di Korea Selatan dan  dari mereka bekerja pada sektor manufaktur dan perikanan.

3 Pembukaan Indonesian Next Generation Journalist Network on Korea 2022

 

Dua Dekade Terakhir, Jumlah TKI di Korsel Melonjak Tinggi 

Foreign Policy Community of Indonesia bersama Korea Foundation kembali menggelar Indonesian Next Generation Journalist Network on Korea. Dalam tahun merupakan tahun kedua program tersebut yang akan diselenggarakan.

Dengan bertujuannya program ini  ini merupakan platform bagi jurnalis profesional yang berada di seluruh Indonesia untuk lebih menggali potensi dalam hubungan Indonesia dengab Korea Selatan dalam berbagai aspek.

Khususnya pada tahun 2022, sudah terdata 15 jurnalis profesional yang terpilih dari 15 media yang berada di Indonesia.

Dari kesemuanya 15 jurnalis yang ada saat ini akan mengikuti serangkaian workshop yang bertujuan untuk mendalami dan berdiskusi dengan beberapa isu yang mengaitkan kedua negara ini.

Hubungan dua negara yaitu Indonsesia dan Korea Selatan memang terjalin dengan baik dalam berbagai sektor. Keakraban ini membawa peluang besar untuk Indonesia.

Nah, itulah kesimpulan dari hasil hubungan baik antara Indonesia denga Korea Selatan yang mana Indonesia sebagai  penyedia tenaga kerja terampil. Meskipun jumlahnya sudah mengalami lonjakan tetapi Korea Selatan masih membutuhkan banyak tenaga terampil Indonesia untuk bekerja.